Sebutkan Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria?

Archaebacteria dan eubacteria merupakan 2 jenis mahkluk hidup bersel satu yang tidak memiliki membran inti sel atau bersifat prokariot. Namun ada perbedaan antara kedua jenis bakteri tersebut. Pada abad ke-20 ilmuwan sudah memisahkan archaebacteria dari eubacteria. Berikut perbedaanya :

Perbedaan singkat Archaebacteria dan Eubacteria :

1. Archaebacteria :

  • Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan namun mengandung selulosa dan lipid
  • Organisme prokariotik
  • Lipid membran terdiri dari beberapa hidrokarbon cabang
  • Memiliki beberapa jenis RNA polimerase
  • Intron ada pada gen
  • Pertumbuhan tidak terhambat meskipun diberi antibiotik steptomisin dan klorafenikol

2. Eubacteria

  • Dinding selnya mengandung peptidoglikan, polisakarida, dan selulosa
  • Organismie prokariotik
  • Lipid membrannya tidak membawa rantai hidrokarbon yang bercabang
  • RNA polimerase hanya terdiri dari satu jenis saja
  • Tidak memiliki intron
  • Pertumbuhan terhambat bila diberi antibiotik streptomksin dan kloramfenikol

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria [Lengkap]

1. Susunan dinding sel
Dinding eubacteria mengandung peptidoglikan, sedangkan archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan. Peptidoglikan juga dikenal sebagai murein adalah polimer yang terdiri dari gula dan asam amino yang membentuk lapisan mirip jaring diluar membran plasma.

2. Susunan materi genetik
Archaebacteria mengandung histone sebagai pelapis materi genetik DNA (Asam Deoksiribonukleat), sedangkan eubacteria tidak memiliki histone. Histone merupakan protein basa yang biasanya ditemukan diinti sel eukariotik. Meski Archaebacteria tidak memiliki membran inti tetapi memiliki histone yang menunjukkan hubungan kekerabatan secara evolusioner dengan sel eukariotik.

3. Lokasi Hidup
Archaebacteria umumnya hidup di daerah dengan suhu dan kondisi ekstrim seperti air panas, kawah gunung berapi, dasar gua yang tanpa cahaya, dasar samudera, hingga lapisan es. Sebaliknya sel eubacteria banyak ditemui di lingkungan yang dekat dengan manusia.

4. Cara berkembang biak
Archaebacteria mapupun eubacteria sama-sama berkembang dengan pembelahan biner, namun eubacteria dapat menghasilkan spora. Kemampuan menghasilkan spora ini tidak dimiliki oleh Archaebacteria

Buka Komentar